Rusia telah Mensahkan Undang-Undang Anti Pembajakan Film dan Serial TV

Oleh : Agus Candra Suratmaja, S.P

Staf Manajemen Strategis Am Badar & Partners

 

Undang-undang baru berkaitan dengan anti pembajakan telah disahkan di Rusia, undang-undang ini bisa memerintahkan pemblokiran terhadap website yang menawarkan film dan serial TV bajakan.

Undang-undang anti pembajakan ini telah disahkan oleh Parlemen Rusia pada tanggal 21 Juni 2013, dengan adanya undang-undang ini akan memungkinkan pemilik Hak Cipta untuk mendapatkan perlindungan hukum secara cepat dari pengadilan atas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual mereka.

Pangadilan Rusia dapat memerintahkan pemilik website yang dicurigai melanggar HKI untuk memberhentikan sementara websitenya sebelum melewati keputusan resmi apakah mereka telah bertindak secara ilegal.

Jika sebuah website gagal tunduk patuh terhadap keputusan pengadilan akan menyebabkan website tersebut di blokir oleh Pemerintah Rusia.

Pada awalnya undang-undang ini akan diterapkan pada semua konten yang bermuatan hak cipta, termasuk musik. Namun akhirnya perlindungan ini hanya diberikan untuk konten yang berkaitan dengan video dan serial televisi semata.

Igor Motsnyi, Konsultan Teknologi dan Konsultan HKI dari Kantor Hukum Motsnyi di Rusia, mengatakan kepada World Intellectual Property Review (WIPR) bahwa keputusan ini di satu sisi banyak dikritik oleh negara-negara maju karena lebih menguntungkan industri film dan serial televisi semata.

“Saya mencatat bahwa amandemen terhadap undang-undang ini banyak mengandung kelemahan terutama untuk melindungi semua rejim HKI secata utuh. Amandemen ini lebih di khususkan kepada pelanggaran HKI di bidang film dan serial televisi saja”

Menurutnya, ada satu kelemahan dari undang-undang anti pembajakan ini yaitu tidak adanya sanksi yang tegas yang bisa dikenakan terhadap para pengunduh video dan serial televisi bajakan.

Sumber : Terjemahan dari Russia makes headway in piracy battle dalam http://www.worldipreview.com

No comments yet.

Be the first to comment by using the form below.

Add comment