Promosi Menggunakan Fitur Musik di Instagram Bisa Langgar Hak Cipta?

Dengan fitur Instagram Reels, para pengguna Instagram punya opsi lain untuk menampilkan video, selain pada menu IGTV dan Instagram Story. Bedanya, Reels memiliki durasi maksimum 1 menit saja.

Dalam peluncuran Reels di Indonesia, Instagram juga merilis fitur lainnya yang disebut Instagram Musik. Fitur Instagram Music ini memungkinkan pengguna untuk menyematkan lagu dengan gaya yang bisa disesuaikan ke dalam konten Instagram yang ingin dibuat.  Fitur musik dalam Instagram juga dapat disematkan dalam Story, yang biasa digunakan oleh para pengguna Instagram untuk berbagi cerita. Fitur Instagram Music ini juga dapat ditemukan di menu editing Story. Dalam Instagram Music ini, tersedia banyak audio mulai dari lagu dalam negeri hingga luar negeri.  

Instagram memang salah satu media sosial yang sering digunakan oleh banyak penjual online karena Instagram bisa dimanfaatkan sebagai media promosi dengan cara yang kurang lebih sama seperti penggunaan personal.

Instagram Story adalah salah satu fitur yang sempurna untuk konten marketing bisnis. Walau hanya bertahan selama 24 jam, Instagram Story menjadi fitur unggulan untuk menjalankan promosi. Bahkan menurut Business Insider, sebanyak lebih dari 200 juta orang menggunakan Instagram Story setiap harinya. Ini artinya, fitur satu ini menjadi tempat ideal untuk promosi.

Fitur musik ini juga biasanya digunakan sebagai penambah dalam promosi yang dilakukan oleh pebisnis di Instagram. Namun apakah penggunaan musik untuk postingan yang bersifat komersial seperti iklan bagi online shop dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta?

Dalam mencantumkan penggunaan musik dalam aplikasinya, Instagram tentunya telah mendapatkan lisensi dari pencipta atau pemegang hak cipta dari lagu yang bersangkutan. Dan tentunya, dalam lisensi yang dibuat antara Instagram dengan pencipta dan/ atau pemegang hak cipta, pasti ada klausul khusus yang mengatur tentang sejauh mana pengguna dapat menggunakan fitur Instagram Music. 

Aturan mengenai penggunaan musik ini pun dicantumkan oleh Instagram dalam syarat penggunaan. Dalam syarat dan ketentuan penggunaan fitur musik, Instagram menyatakan bahwa pengguna bertanggungjawab atas segala konten yang diposting oleh masing-masing. 

Instagram memberikan kebolehan bagi pengguna untuk berbagi konten dengan keluarga dan teman mereka. Namun, pengguna tetap bertanggung jawab penuh atas konten yang diposting, termasuk musik apa pun yang ditampilkan dalam konten tersebut. Namun kehadiran fitur ini tidak bisa diartikan bahwa Instagram memberikan otorisasi atau melegalkan lisensi musik untuk setiap konten yang dibuat.

Lebih tegasnya, Instagram menyatakan bahwa penggunaan musik untuk tujuan komersial atau non-personal DILARANG, kecuali Anda telah memperoleh lisensi yang sesuai. 

Dari syarat dan ketentuan penggunaan ini, maka dapat diartikan bahwa Instagram memang memberikan fitur-fitur yang dapat digunakan oleh penggunanya, akan tetapi pengguna sepenuhnya bertanggung jawab atas konten yang dibuat. Terutama apabila penggunaan musik tersebut digunakan untuk tujuan komersil tanpa memperoleh lisensi atau izin dari pencipta dan/atau pemegang hak cipta atas musik yang digunakan. 

Penggunaan Insta Story sebagai media promosi adalah hal yang wajar mengingat penggunaannya yang strategis. Namun harus juga dipahami bahwa dalam hal penggunaan konten atau karya orang lain untuk tujuan komersil ini perlu pertimbangan apakah pemilik hak ciptanya akan merasa terganggu dan dirugikan atau tidak? Serta siap pada konsekuensi apabila pencipta dan/atau pemegang hak cipta merasa terganggu. Misalnya dalam bentuk larangan hingga penghapusan postingan yang sudah kita buat atau bahkan mungkin royalti atas penggunaan.

Pada artikel sebelumnya juga pernah dibahas mengenai kasus sengketa hak cipta yang muncul akibat penggunaan fitur musik dalam instagram yakni kasus antara Sony Music dengan perusahaan pakaian olahraga Gymshark, dimana perusahaan tersebut kena tuntut karena para influencer-nya menggunakan lagu-lagu populer tanpa izin.

Jika Partners membutuhkan informasi lebih lanjut terkait lisensi atau penggunaan musik yang legal, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui marketing@ambadar.co.id. Konsultan berpengalaman kami akan dengan senang hati membantu Anda.

Source:

No comments yet.

Be the first to comment by using the form below.

Add comment