Austin Russell, Cerdas Sejak Kecil, Miliki Paten, Jadi Anak Muda Terkaya Versi Forbes

Setiap anak memiliki potensi kreatif meskipun dalam tingkatan yang berbeda. Kreatifitas anak ini akan terus berkembang dan dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor lingkungan. Sehingga diperlukan adanya suatu sarana pengembangan kreativitas yang kondusif agar anak dapat menghasilkan sebuah karya intelektual. 

Berbicara tentang karya intelektual, tersebutlah Austin Kingsley Russell yang lahir di California, Amerika pada 13 Maret 1995 yang sukses memiliki Hak Paten di usia 13 tahun. Hak Paten itu tercatat untuk temuan sistem daur ulang air tanah yang bisa mengumpulkan air dari alat penyiram, sehingga lebih efisien. Di usia 26 tahun, ia dinobatkan menjadi orang terkaya termuda berkat usaha sendiri oleh Forbes. Forbes juga menjelaskan bahwa kecerdasan Austin Russell sudah terlihat sejak dini, karena ia mampu menghafalkan tabel periodik unsur kimia sejak usia dua tahun.

Pada usia 17 tahun Austin Russell mendirikan perusahaan Luminar Technology, perusahaan rintisan yang berkutat di perangkat mobil tanpa awak (otonom). Ketertarikannya pada laser dan optik sejak kecil membuatnya menciptakan teknologi Lidar, pemindai laser yang memberikan pandangan tiga dimensi atas lingkungan sekitar pada mobil yang dapat mengemudi sendiri itu. Teknologi Lidar dari Luminar juga sudah digunakan oleh sejumlah produsen mobil otonom dunia seperti Volvo, Daimler Truck dan unit mobil otonom Intel, Mobileye. Dan saat ini, nilai kapitalisasi pasar Luminar telah mencapai US$7,15 miliar di mana sepertiga sahamnya dimiliki oleh Russell. 

Banyak sekali kreatifitas anak yang menghasilkan karya intelektual yang dapat dilindungi. Jika Partners memiliki keluarga atau saudara yang masih berusia belia ingin didaftarkan Patennya, atau ingin melakukan konsultasi terlebih dahulu, jangan ragu untuk menghubungi Am Badar & Am Badar untuk berdiskusi lebih lanjut terkait Kekayaan Intelektual milik anak. Konsultan berpengalaman kami akan dengan senang hati membantu Anda.

No comments yet.

Be the first to comment by using the form below.

Add comment