Inspirasi Paten 2022

Perkembangan inovasi dan teknologi yang semakin pesat tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Semua pekerjaan diharapkan bisa dilakukan dengan baik dari waktu ke waktu dan teknologi hadir dengan memberikan solusi inovatif. Disinilah Kekayaan Intelektual, khususnya Paten mengambil peran sangat penting. Dimana setiap ciptaan, inovasi, dan karya dari pola pikir manusia bisa mendapatkan perlindungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para pelakunya. Partners butuh inspirasi Paten untuk 2022? Tema-tema berikut ini mungkin bisa jadi inspirasi.

  • Ramah Penyandang Disabilitas

Kemunculan industri ramah difabel pada sektor parekraf memberikan ‘nyala’ baru, tidak hanya bagi penyandang disabilitas, namun juga peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia. Hingga saat ini penyandang disabilitas kerap dipandang sebelah mata karena kekurangan yang dimiliki. Sehingga tidak banyak kesempatan kerja yang dibuka untuk karyawan dengan disabilitas. Meskipun banyak desainer produk yang telah berbicara tentang inklusivitas dan aksesibilitas dalam desain produk, pertanyaan tersebut baru-baru ini ditanggapi dengan lebih serius. 

Inspirasi produk pertama dinamakan Sock Aid. Perangkat ini membantu difabel untuk mengenakan kaos kaki. Bagi para penyandang kaum disabilitas yang mengalami kesulitan membungkuk dan meraih kaki mereka, alat ini memudahkan mereka karena tidak perlu membungkukan badannya. Sock Aid dibuat dengan mempertimbangkan beberapa tantangan dan membuat tugas sehari-hari menjadi mudah. Inovasi ini sendiri sudah mendapatkan perlindungan Paten, namun masa perlindungannya sudah habis. Partner bisa membuat inovasi baru yang mampu memudahkan pekerjaan sehari-hari.

Kemudian ada Electric Mobility Scooter, kendaraan listrik dan alat bantu mobilitas yang setara atau sebagai tambahan kursi roda listrik, tetapi dengan konfigurasi layaknya skuter. Inovasi ini hanyalah gambaran dari apa yang tersedia di luar sana untuk membuat hidup lebih mudah bagi orang-orang dengan mobilitas terbatas.

Selanjutnya ada Stair-Climbing Wheelchairs. Kursi roda yang memungkinkan orang dengan mobilitas terbatas memiliki akses bebas hambatan ke hal-hal yang mereka sukai, namun tidak dapat diraih sendiri dengan kursi roda biasa. Sesuai namanya, kursi roda ini menggunakan sistem roda dan rol untuk menaiki tangga dengan mudah dan aman. Teknologi Stair-Climbing Wheelchairs sudah dipatentkan dan akan habis masa perlindungannya pada tahun 2022.

(Gambar) Stair-Climbing Wheelchairs

Terakhir ada Liftware, sendok yang dirancang untuk melawan getaran yang terkait dengan kondisi medis. Dengan Liftware, garpu atau sendok yang digunakan akan lebih stabil untuk digunakan. Liftware ini dipatenkan dengan nama “system and method for stabilizing unintentional muscle movement” dan sangat berguna untuk orang yang menderita penyakit Parkinson atau kondisi lain yang menyebabkan tremor. Liftware menstabilkan hingga 70% getaran dan mengurangi resiko tumpah sebelum makanan mencapai mulut. Teknologi ini pun sudah dipatenkan.


  • Produk ramah lingkungan

Aktivitas ramah lingkungan bukan hanya sekadar tren masa kini. Menggunakan produk yang ramah lingkungan juga dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi kondisi Bumi yang semakin kritis. Siapa pun bisa menciptakan pengaruh baik bagi lingkungan, terlepas dari jabatan atau status yang melekat di masyarakat. Agar pencemaran lingkungan bisa berkurang, sebaiknya mulai untuk menggunakan berbagai bentuk produk yang ramah lingkungan.

Produk ramah lingkungan sudah semakin banyak dan bisa dibeli dengan mudah. Produk ramah lingkungan tersebut umumnya tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi lingkungan dan bisa hancur dengan mudah apabila dikubur di dalam tanah. 

Beruntung saat ini juga sudah ada banyak perumahan yang mengutamakan penggunaan produk yang ramah terhadap lingkungan. Saat Anda memilih sebuah rumah, alangkah baiknya apabila juga memilih properti yang berbasis ramah lingkungan atau eco-friendly.

Salah satu produk eco-friendly yang terkenal adalah kemasan makanan dan minuman yang dapat digunakan kembali dari Tupperware. Meskipun terbuat dari plastik, wadahnya kokoh dan dapat digunakan berulang kali, menghilangkan kebutuhan kita akan plastik sekali pakai, sekaligus mencegah makanan terbuang sia-sia di lemari es.

(Gambar) Eco-Bottle

Di Indonesia, desain ‘Eco Bottle‘ telah didaftarkan ke Dirjen Kekayaan Intelektual dengan Nomor Sertifikat IDD000024152. Dengan itu, Tupperware memiliki Hak Eksklusif dan melarang orang lain tanpa persetujuan untuk memproduksinya.

  • Produk lama, desain baru

Dari waktu ke waktu, kita sering menghidupkan kembali kenangan dari masa lalu di saat-saat yang paling tak terduga, yang sering membangkitkan emosi yang terlupakan. Dalam hal ini, perasaan nostalgia dapat mengingatkan kita pada pertemuan sebelumnya yang membawa kita pada kehidupan kita hari ini.

Membuat produk dengan inspirasi dari desain retro atau masa lalu juga bisa dijadikan referensi. Dimana kita bisa membuat desain atau inovasi baru, namun dengan balutan nostalgia sebagai nilai tambah kepada masyarakat yang sejak lama telah mengenal produk pendahulunya. 

Contoh untuk inovasi ini adalah kamera polaroid, kamera langsung jadi yang dapat memproses foto sendiri di dalam badan kamera, sesaat setelah dilakukan pemotretan. Di tangan Fujifilm, kamera polaroid berhasil dihadirkan kembali dengan berbagai macam model yang unik, dalam berbagai warna, tanpa meninggalkan esensi dari kamera polaroid itu sendiri.

(Gambar) Kamera Instax Polaroid

  • Minimalis dan sederhana

Semakin modern kita, ternyata semakin minimalis dan sederhana penampakan dari sebuah teknologi, walaupun inovasi di dalamnya sudah jauh meningkat. Tren ini dipercepat dengan pengaruh teori desain Zen dari Jepang. Perusahaan Apple, Tesla, dan merek lain telah menganut etos minimalis dan kesederhanaan. Bukan hanya dalam desain, produk-produk inovatif yang mengadaptasi Zen ini justru begitu menonjol karena kesederhanaannya. Mulai dari web, logo, dan bahkan desain kemasan semuanya turut mengikuti.

Contoh sederhana adalah perkembangan desain telepon pintar yang semakin datar dan rata, namun dengan kemampuan yang jauh meningkat.

Penampakan luar iPhone yang sederhana ini mendapatkan perlindungan dan terdaftar dalam Design Patent, atau kalau di Indonesia masuk ke dalam kategori Desain Industri karena menyangkut suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya. 

Sudah siap menjalani 2022 dengan inovasi-inovasi baru? Jika Partners membutuhkan pendampingan dalam mendaftarkan Paten atau Kekayaan Intelektual lainnya, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email marketing@ambadar.co.id.

Sumber:

No comments yet.

Be the first to comment by using the form below.

Add comment